Tag Archive: Muhammad El Natsir


Arti sebuah ‘Luka’

Jadikanlah luka itu sebagai penerang cahaya dalam kegelapan, jadikan luka sebagai pendorong hidup. Tengoklah orang-orang hebat yang sukses. Mereka banyak menabung luka hingga tidak terhitung jumlahnya, jangankan orang lain, dirinya sendiri kewalahan untuk menghitung luka.

(Dikutip dari novel “Tahajjud Cinta”, karangan Muhammad El Natsir)

Rekan-rekan tahu tidak arti luka diatas?

Yang dimaksud luka-luka diatas adalah kesalahan-kesahalan kita dalam menjalani kehidupan ini. Kesalahan-kesalahan tersebut jika disikapi dengan bijak akan memberikan banyak pelajaran-pelajaran yang berharga untuk kehidupan kita.

Semakin kita takut untuk membuat luka maka semakin jauhlah kita dari mencapai arti dari sebuah kesuksesan yang sebenarnya.

Advertisements

Assalamu’alaikum wr wb

Alhamdulillah, akhirnya saya selesai juga membaca novel religius karya Muhammad El Natsir. Novel tersebut berjudul “Tahajjud Cinta”. Sebuah novel yang menurut saya sangat bermanfaat bagi kehidupan kita terutama para remaja muslim dan muslimah.

Novel ini menceritakan tentang perjuangan seorang pemuda bernama Fatih yang harus rela meninggalkan bangku kuliahnya demi memenuhi kebutuhan hidup adik-adiknya. Bahkan dia tidak malu untuk menjadi seorang sopir bajaj di Jakarta ini.

Fatih merupakan pemuda cerdas, kreatif, pendiam, rajin beribadah, memiliki kepekaan sosial yang tinggi serta rajin menjalankan sholat tahajjud di hampir tiap malamnya. Yang terakhir tersebut adalah yang membuat hidup Fatih selalu terlindungi dari segala malapetaka dan membuat dia mudah dalam menjemput rizki dari Allah Swt.

Dalam perjalanan hidupnya yang berliku-liku Fatih bertemu dengan seorang gadis cina bernama Lycen Cee. Gadis ini memiliki ayah yang beragama Kristen dan ibu yang beragam Islam. Namun Lycen Cee sendiri mengikuti ayahnya yang beragama Kristen dalam menentukan kepercayaan yang dianutnya. Pertemuannya dengan Fatih sedikit demi sedikit mulai mengubah hidup Lycen Cee. Gadis tersebut ternyata menaruh hati pada sang pemuda yang bernama Fatih.

Dalam kesehariannya, Lycen Cee sangat senang apabila dia mendengarkan suara adzan. Bahkan seringkali setiap malam dia bermimpi mendengarkan suara adzan yang pada akhirnya suara adzan itu yang menuntunnya untuk mengungkapkan isi hati nya kepada Fatih. Fatih yang pada saat itu sudah mengubah haluan hidupnya dari menjadi sopir bajaj, lantas dia menjadi pengajar TPA di masjid yang ternyata masjid tersebut dekat dengan rumah Lycen Cee.

Pada suatu hari, pd saat shubuh tiba, Fatih mengumandangkan adzan yang biasanya dilakukan oleh penjaga masjid yang lain. Fatih mengumandangkan adzan dengan suara yang lembut dan menggetarkan hati setiap orang yang mendengarkannya. Ternyata suara adzan itulah yang selama ini didengar oleh Lycen Cee dalam mimpinya.  Sehingga berawal dari malam itulah, Lycen Cee ingin sekali memeluk agama Islam. Dan dengan bimbingan bibi dirumahnya, akhirnya Lycen Cee mengucapkan dua kalimat syahadat.

Hari demi hari terus berlalu, sampai pada akhirnya Fatih mengetahui bahwa Lycen Cee menaruh hati padanya. Namun sebagai seorang muslim yang baik, dia tetep menjaga hubungan tersebut agar tidak menyimpang dari aturan Allah Swt. Maksud dari menyimpang tersebut antara lain, berdua-duaan, saling bersentuhan, serta berbicara dan berpandangan dengan syahwat.

Sampai pada akhirnya Fatih mengungkapkan isi hati nya kepada Lycen Cee. Namun hal itu Ia lakukan pada saat kondisinya sedang kritis akibat tertembak oleh penjahat yang ia kejar pada malam harinya..

Seperti apa kelanjutan kisahnya?

Sepertinya teman-teman harus membacanya sendiri agar mendapatkan cerita sekaligus hikmah yang lebih dalam lagi.

OK… akhir kata. Selamat membaca novel “Tahajjud Cinta”.

Semoga setelah membaca novel tersebut, saya dan rekan-rekan semua bisa menjadi lebih baik lagi dalam menyikapi perasaan cinta. Amin. 🙂