Latest Entries »

Pagi yang Berbeda

Autumn leavesAlhamdulillah pagi ini saya masih bisa bangun dan menghirup udara segar serta ditemani pula oleh matahari yang masih malu-malu 😀

Pagi ini sedikit berbeda dari pagi-pagi sebelumnya.

Karena pagi ini saya merindukan sesuatu yang saya tidak bisa mengungkapkan apa sesuatu itu disini (maap yaaaa… :p)

Tapi yang pasti ketika kita merindukan sesuatu, hampir seluruh waktu yang kita miliki, kita curahkan untuk membayangkan, mengenang, serta memikirkan bagaimana cara untuk bisa berjumpa atau bertemu atau apapun itu sehingga rasa rindu itu bisa terpenuhi 😀

Ya… semoga saja rasa rindu saya bisa segera terpenuhi.. Amin 😀

Ok.. kita harus tetap SEMANGAT !!

Kita kerahkan seluruh tenaga dan pikiran kita untuk berkreasi mulai dari pagi ini sampai bulan menggantikan peran matahari…

SEMANGAT… SEMANGAT… 😀

Semoga Allah senantiasa membimbing kita ke jalan yang benar… Amin 😀

Advertisements

Jangan Marah ^^

Alhamdulillah hari ini saya bisa posting lebih dari 3 topik yang insya Allah bisa bermanfaat buat semua yang membaca nya.. amin 😀

Ok.. melanjutkan topik sebelumnya tentang Sabar dan Volume Ujian, sekarang saya ingin membahas tentang MARAH !! (uuuppss… sabar… sabar :p)

Mungkin setelah teman-teman membaca judul topik ini, teman-teman akan bertanya “Memang nya kita gak boleh marah ya?” atau teman-teman bakal berkomentar seperti ini, “Marah itu kan wajar dan manusiawi…” dan lain2 sebagainya.. hehehehe… tenang2.. insya Allah setelah ini bakal kita bahas bareng2.. Ok2 😀

Sebelumnya kita baca hadist berikut ini dl aja ya.. ( mulai jadi pak guru lagi :p)

Dari Abu Hurairah ra, ia berkata, “Ada seseorang bertanya kepada Rasulullah saw, ‘Nasihatilah saya!’ Rasulullah saw bersabda, ‘Janganlah kamu marah!’ Orang itu berkali-kali meminta nasihat kepada Rasulullah saw, tetapi Rasulullah saw tetap menjawabnya dengan, ‘Janganlah kamu marah.'” (HR BUKHARI)

Nah apa berarti kita tidak boleh marah ya 😕

Marah itu bisa dibilang sikap yang spontan ketika kita dihadapkan pada sesuatu yang tidak sesuai dengan yang kita inginkan dan kita tidak siap menerima serta kita lantas mengekspresikannya dengan sikap yang keras (maaf ya klo sok tau :p)

Nah dari hadist diatas tadi, boleh jadi yang dimaksud dengan “Janganlah kamu marah” oleh Rasulullah saw adalah kita jangan sembarangan meluapkan kemarahan kita 😀

Karena marah itu adalah sikap spontan dan wajar.. namun kita harus pandai mengendalikannya agar tidak meluap-luap sembarangan, sehingga bisa menimbulkan masalah-masalah baru di sekitar kita yang akhirnya membuat kita menjadi lebih marah.. dan marah lagi 😀

Waaahh.. terus terang bahas masalah ini sangat berat dan penuh hati2 :p

Karena takut salah ngomong dan akhirnya yang baca jadi marah :p

Ya udh.. skrg kita baca cerita tentang Umar bin Abdul Aziz aja ya :-s (ketakutan :p)

——————————————-

Khalifah Umar bin Abdul Aziz melihat seseorang yang mabuk. Ketika ia ditangkap untuk dihukum dera, tiba-tiba ia dimaki oleh orang yang mabuk tersebut. Khalifah Umar kemudian kembali dan tidak jadi untuk melaksanakan hukum dera saat itu, dan saat ditanya, “Ya Amirul Mukminin, mengapa setelah ia memaki Anda tiba-tiba Anda meninggalkan dia?” Khalifah menjawab, “itu karena ia membuat aku jengkel. Kalau aku menghukumnya (pukul) mungkin aku memukulnya karena aku marah kepadanya (dan bukan karena ia melanggar hukum Allah), dan aku tidak suka memukul seseorang hanya karena membela diriku sendiri.”

——————————————-

Nah sudah baca semua kan??? 😀

Jadi kesimpulan yang bisa kita dapatkan dari pembahasan tentang “Jangan Marah” yaitu, kita harus mampu mengendalikan amarah kita agar tidak meluap-luap dan akhirnya menciptakan masalah baru yang lebih rumit yang kita sendiri akhirnya tidak mampu menanganinya.

Ok.. saya kira cukup segini dulu pembahasan tentang marah nya 😀

Semoga tidak ada yang tersinggung dengan kata-kata saya dan kalau memang ada yang tidak berkenan dengan kata-kata atau kalimat saya, mohon jangan dituangkan dengan marah2 ya.. hehehehe… 😀

Sampai ketemu lagi di pembahasan-pembahasan yang lain ya.. 😀

Semoga Allah menjaga kita semua dari segala perbuatan yang tidak baik.. Amin 😀

Waahh.. saya hattrick nih (kyk main sepak bola aja :p)

coz dalam sehari bisa 3 x posting.. hehehehhe… (biasa kali :p)

Ok.. lanjut dari postingan sebelumnya tentang sabar.

Kadang2 banyak diantara kita termasuk saya sendiri yg mengeluh seperti ini :

“Aduuuuuhhh… kenapa cobaan ini gak selesai2 ya.. kenapa dia yang sering berbuat dosa.. cobaan nya gak seberat saya ya… kenapaaaaaaaaa !!!! ” (sorry klo lebay :p)

Ternyata setelah saya membaca buku yg judulnya “Dasyatnya Sabar” karya Ahmad Hadi Yasin dan penerbit Qultum Media. Disana dijelaskan bahwa semakin tinggi tingkat keimanan dan ketakwaan seseorang.. maka semakin besar pula cobaan atau ujian yg akan ia terima dari Allah swt. Namun perlu diingat juga bahwa sebesar apapun cobaan atau ujian itu.. insya Allah tidak akan pernah memberatkan kita.. karena Allah swt yg paling tahu tingkat kesanggupan kita 😀

Nah, berikut ini ada hadist yg menceritakan tentang volume kesabaran dan ujian dari Allah swt,  disimak baik2 ya 😀 (jadi kyk pak guru aja nih :p)

Dari Abdullah bin Mas’ud ra, ia berkata, “Saya masuk ke tempat Rasulullah saw sewaktu beliau sedang sakit panas, kemudian saya berkata, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya engkau benar benar menderita sakit yang sangat panas.’ Beliau berkata, ‘Benar, sakit panas yang saya derita ini dua kali lipat lebih panas daripada yang biasa diderita kalian.’ Saya bertanya, ‘Kalau begitu, engkau mendapat pahala dua kali lipat juga?’ Beliau menjawab, ‘Benar memang demikian.’ Seorang muslim yang tertimpa suatu kesakitan, baik itu tertusuk duri maupun lebih dari itu, niscaya Allah mengampuni kesalahan-kesalahannya dan menghapus dosa-dosanya sebagaimana daun-daun yang berguguran dari pohonnya.'” (HR Bukhari dan Muslim)

Ok.. sudah selesai baca hadist nya kan? 😀

Jadi klo bisa kita ambil kesimpulan, ujian yang kita terima dari Allah swt, sudah ditakar dengan sangat-sangat pas oleh Allah agar tidak melebihi batas kesanggupan atau kesabaran kita 😀

Dengan kata lain, kita tidak punya alasan lagi untuk mengeluh kenapa cobaan kita lebih besar dibandingkan cobaan orang lain.. coz masing2 sudah punya takaran dan cobaan atau ujian dari Allah swt.. itu pertanda klo Allah sangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat sayang ama kita semua 😀

Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat buat kita semua.. dan semoga saya tidak sok menjadi orang yang paling sabar… Amin 😀

(coz saya sendiri juga sering tidak sabaran :p)

Semoga Allah melindungi kita semua ya.. Amin 😀

Sabar ^^

OK… Kali ini kita semua akan belajar tentang makna Sabar.

Wahhh.. kyknya topik yg cukup berat ya 😕

Tapi tenang dulu, saya akan usahakan agar topik ini tidak menjadi topik yg berat 😀

Dan semoga bisa menjadi topik yg ringan yg bisa segera kita aplikasikan setelah sama2 selesai membaca nya. Amin 😀

Ok… kita mulai ya…

Sabar berasal dari bahasa arab “Shabara – Shabura – Shabran – Shabaaratan”, yg artinya : menanggung atau menahan sesuatu.

Banyak orang (termasuk diri saya sendiri :p) yg sering mengartikan sabar dengan sebuah tindakan pasif atau pasrah begitu saja.

Padahal apabila kita telaah lebih jauh lagi ttg makna sabar, maka kita bisa dapatkan bahwa yg dimaksud dengan sabar itu adalah menahan atau mengendalikan segala sesuatu yg menimpa diri kita agar selalu tetap dijalan Allah swt.

Jadi dengan kata lain, sabar itu adalah tindakan yg aktif bukan pasif.  Kita bisa misalkan dengan contoh sederhana berikut ini,

“Si A pergi ke masjid dengan memakai alas sendal jepit. Setelah dia selesai mengerjakan sholat dan menuju keluar masjid, dia melihat sendal jepit yg dipakai nya untuk pergi masjid telah lenyap.”

Kira2 apa yg akan dilakukan oleh si A ya ??????

Bisa saja si A langsung mengatakan “Saya ikhlas dengan hilangnya sendal saya.. ya sudah saya pulang dengan tidak beralaskan sendal saja (alias nyeker) :D”

atau si A akan berusaha mencari sendal nya di sekeliling lingkungan masjid serta bertanya kepada petugas atau penjaga masjid yg pd saat itu mungkin sempat melihat keadaan di depan pintu masjid sambil terus berpikiran positif meski pada akhirnya mungkin sendal nya tetap tidak ditemukan 😀

Apabila si A memahami makna sabar yang sebenarnya, maka si A akan lebih memilih untuk mencari terlebih dahulu sendal jepit nya yg hilang tersebut di sekitar lingkungan masjid dan apabila tetap tidak ditemukan juga, maka si A akan berpikiran positif dan mendo’akan supaya sendal nya yg hilang tersebut bisa bermanfaat bagi yg tidak sengaja mengambilnya. Kalaupun misalnya yang mengambil sendal nya itu sengaja, maka semoga Allah swt menyadarkan orang tersebut dan semoga ini adalah terakhir kali nya orang itu mengambil sendal yang bukan miliknya. 😀

Indah kan??? hehehehe… 😀

Tapi memang untuk benar2 memahami makna sabar dan mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari itu tidaklah mudah (kalo tidak mau dibilang susah :p)… tapi tidak ada salahnya apabila kita semua belajar agar bisa memahami dan mengaplikasikannya dengan baik apa itu makna sabar sebenarnya.

Ok.. saya kira cukup segini dulu saja 😀

Karena kalau terlalu panjang, nanti topik ini beneran jd topik yang berat… hehehehehe.. :p

Insya Allah nanti akan kita sambung lagi pembelajaran tentang Sabar ini.. ok2 😀

Semoga kita semua selalu dalam perlindungan-Nya ya. Amin 😀

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 😀

Wah sudah lama sekali ya.. saya tidak update lg blog ini 😀

Kira2 sudah 4 bulan lamanya sejak curahan hati saya yg berjudul Pagi.. Bidadari ku.. ter-posting di blog ini 😀

lama banget kan :p

Ya udh.. semoga mulai detik ini.. saya bisa lebih rajin lg buat update blog kesayangan saya ini. Amin 😀

Oh iya.. dan satu lagi semoga blog saya ini bisa bermanfaat untuk siapa pun yg membaca nya.. Amin 😀

Pagi.. Bidadari ku..

Assalamu’alaikum bidadari ku ^^

Alhamdulillah insya allah ketika bidadari ku baca postingan ini, bidadari ku pasti baru sampai di kantor 😀

Bidadari ku SEMANGAT trus ya ^^

Aku mau kasih sedikit puisi yg spesial buat bidadari ku ^^

————————————————————————–

Setiap senyuman mu membuat hati ini tenang

Setiap tatapan mu membuat hati ini terpesona

Setiap perkataan mu membuat hati ini bertambah yakin…

Yakin bahwa engkau insya allah bidadari ku yang akan aku jemput dengan segera

Yang akan menemani ku dalam mengarungi kehidupan ini…

Baik ketika senang maupun sedih

Bidadari ku…. Kau memiliki hati yang putih

Aku memilih mu.. bukan hanya karena parasmu semata

Aku memilih mu.. utama karena kau dekat dengan sang Khalik

Yang dengan mencintai mu.. maka semakin bertambah pula cinta ku pada sang Khalik

Bidadari ku..

Insya allah Pejuang mu segera datang menjemput mu.. Amin ya Rabbal Alamin

Terima kasih bidadari ku ^^

Tahun Baru….

Assalamu’alaikum wr wb

Selamat Tahun Baru Islam 1430 H dan Tahun Baru Masehi 2009.

Tidak terasa saat ini Saya sudah memasuki tahun yg insya allah Saya akan berusaha mentorehkan sejarah baru dalam hidup Saya. Amin.

Teman-teman mungkin bingung, sejarah apa yang saya maksudkan itu. hehehe…. 😀

Intinya saat ini saya tidak boleh malas-malasan lagi, Saya harus terus berjuang sekuat tenaga untuk mengejar cita-cita saya menjemput sang Bidadari 🙂

Semoga Allah memudahkan semuanya… Amin.

Salam Pejuang

Assalamu’alaikum wr wb 😀

Wah sudah lama sekali saya tidak update blog ini. Hehehehe…. 😀

Ya udh, skrg saya mau coba aktif lagi buat update blog ini ya..

Btw, ini ada sekelumit perbedaan antara cewek dan cowok dlm hal komunikasi.

Silahkan dinikmati ya…

Cewek Lebih Banyak Bicara, Cowok Banyak Diam

tau ga.. knp cewk biasanya lbh cerewet dibandingkan cowk?

ternyata oh ternyata… otak perempuan itu ukurannya lebih kecil dari otak laki-laki, tapi hubungan syarafnya jauh lebih banyak. Nah akibatnya cewek bisa ngomong lebih banyak daripada cowok.

Jadi klo kebanyakan cewek itu cerewet… ya maklum aja ya … hehehe…

Cewek Bisa Berbuat Banyak Hal dalam Satu Waktu, Cowok Kebalikannya

Corpus Colosum atau bisa disebut juga dengan jembatan yang menghubungkan otak kanan dan kiri pada cewek itu ternyata lebih tebal bila dibandingin sama yg dipunyai cowok. Nah ini dia yang akhirnya membuat cewek mampu melalukan beberapa hal sekaligus dalam satu waktu. Sedangkan cowok biasanya cuma bisa ngelakuin satu hal dalam satu waktu.

Cewek selalu Curhat, Cowok ‘Bertapa’

Nah perbedaan yg terakhir nih…..

Ternyata menurut berbagai survey, cowok itu cenderung lebih sering ‘bertapa’ alias berdiam diri ketika sedang menghadapi suatu masalah. Dan klo pas lg diem gitu biasanya tuh cowok jadi sensi bgt :p

Beda banget ama cewek, klo cewek cenderung lebih sering curhat-curhatan ke temen2nya atau ke keluarga nya buat bantuin selesain masalahnya itu. Dan klo lagi curhat kyk gitu… mending kita yg dicurhatin jangan terlalu banyak komen.. coz mereka itu sebenernya lg pengen ungkapin perasaan hati nya aja..

Ok.. sepertinya cukup segini dl aja ya.. 😀

Oh iya.. saya dapat informasi diatas itu dari sebuah buku yg judulnya “Siap-Siap Nikah” yg ditulis oleh Syamsa Hawa.

Makasih ya buat semuanya…

Kesalahpahaman beberapa ajaran Islam

Assalamu’alaikum wr wb 

SaudaraKu terkadang kita terutama saya sering salah dalam memahami ajaran-ajaran Islam. Hal ini dikarenakan masih minim nya ilmu yang kita peroleh terkait ajaran Islam tersebut.

Berikut ajaran-ajaran yang sering saya terutama dan kita semua salah dalam memahaminya:

Qanaah (menerima apa adanya), Kita sering memahami hal ini dengan bersikap mensyukuri apa yang ada tanpa melakukan inovasi-inovasi yg sebenarnya mampu menaikkan lebih tinggi derajat kita dihadapan Allah swt. Bukankah Allah swt tidak akan mengubah nasib suatu kaum sebelum kaum tersebut mengubahnya sendiri? 

Takdir, Kita sering berpasrah dengan atas nama takdir. Sehingga pada akhirnya memunculkan sifat pemalas, tidak mau berusaha semaksimal mungkin. Padahal kita sebagai manusia seharusnya adalah berusaha semaksimal semampu kita sembari berpasrah diri kepada ketentuan Allah swt. Jadi urutannya adalah: usaha+ doa —> berpasrah diri kepada Allah swt. Namun yang sering terjadi adalah kita langsung berpasrah diri kepada Allah swt.

Sabar, Kita sering memahami sabar itu dengan diam dan menunggu. Padahal arti sabar yang sebenarnya adalah bergerak aktif terus berusaha semampu kita untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan kita. Dan aktif yang dimaksudkan disini adalah aktif berusaha dengan tetap dijalan Allah swt. Misalnya: Kita sedang dihadapkan pada kesulitan mencari pekerjaan, hal ini tidak membuat kita lantas hanya diam dirumah sembari mengatakan “aku sabar” atau kita tetap aktif mencari pekerjaan namun dengan cara yang tidak baik (menyogok, dll).  Sebagai seorang muslim yang baik, seharusnya kita tetap berusaha mencari pekerjaan sambil terus berdoa kepada Allah swt agar dalam usaha tersebut kita tidak menyimpang dari jalan Allah swt. 

Zuhud, Kita sering memahami zuhud dengan meninggalkan seluruh urusan duniawi. Padahal Allah swt memerintahkan kita untuk mengejar akhirat dengan tanpa meninggalkan bagian kita di dunia. Zuhud bukan berarti tidak boleh memiliki rumah, mobil, dan harta-harta mewah lainnya. Kalau harta benda tersebut bisa membuat dia semakin dekat dengan Allah swt, maka insya allah justru harta tersebut lah yang akan mengantarkan dia ke derajat yang tinggi dihadapan Allah swt. Dengan kata lain zuhud berarti usaha kita agar harta, kedudukan, dan hal-hal lainnya yang bersifat duniawi tersebut tidak melenakan kita untuk terus mengejar akhirat.

Insya Allah, kita sering mengucapkan insya allah tanpa ada tindak lanjutnya. Padahal insya allah adalah janji kita kepada sesama sembari menitipkan janji tersebut kepada Allah swt. Karena hanya Dia-lah yang Maha Tahu apakah kita nanti mampu memenuhi janji tersebut atau tidak. Dan sebagai manusia, kita dituntut untuk berusaha semaksimal mungkin untuk merealisasikan janji yg kita ucapkan dengan insya allah.

 

Mohon maaf jika ada salah-salah kata. Dan mohon masukkan nya agar kita semua tidak menyimpang dari ajaran Islam yang sebenarnya.

Terima kasih.

Kendalikanlah keinginanmu

Kajian Al-Hikam:

“Kala berkurang apa yang membuatmu senang, maka kuranglah pula apa yang engkau sedihkan”

 

Ulasan:

(oleh Syekh Fadlalla)

Penderitaan adalah akibat dari keinginan yang tak terpenuhi. Semakin sedikit kondisi yang engkau harapkan, mungkin engkau akan lebih jarang kecewa. Pilihan Allah selalu bisa diandalkan dan ada, sementara ketidakpuasan selalu berlanjut.