Category: Books


Tahajjud Cinta

Assalamu’alaikum wr wb

Alhamdulillah, akhirnya saya selesai juga membaca novel religius karya Muhammad El Natsir. Novel tersebut berjudul “Tahajjud Cinta”. Sebuah novel yang menurut saya sangat bermanfaat bagi kehidupan kita terutama para remaja muslim dan muslimah.

Novel ini menceritakan tentang perjuangan seorang pemuda bernama Fatih yang harus rela meninggalkan bangku kuliahnya demi memenuhi kebutuhan hidup adik-adiknya. Bahkan dia tidak malu untuk menjadi seorang sopir bajaj di Jakarta ini.

Fatih merupakan pemuda cerdas, kreatif, pendiam, rajin beribadah, memiliki kepekaan sosial yang tinggi serta rajin menjalankan sholat tahajjud di hampir tiap malamnya. Yang terakhir tersebut adalah yang membuat hidup Fatih selalu terlindungi dari segala malapetaka dan membuat dia mudah dalam menjemput rizki dari Allah Swt.

Dalam perjalanan hidupnya yang berliku-liku Fatih bertemu dengan seorang gadis cina bernama Lycen Cee. Gadis ini memiliki ayah yang beragama Kristen dan ibu yang beragam Islam. Namun Lycen Cee sendiri mengikuti ayahnya yang beragama Kristen dalam menentukan kepercayaan yang dianutnya. Pertemuannya dengan Fatih sedikit demi sedikit mulai mengubah hidup Lycen Cee. Gadis tersebut ternyata menaruh hati pada sang pemuda yang bernama Fatih.

Dalam kesehariannya, Lycen Cee sangat senang apabila dia mendengarkan suara adzan. Bahkan seringkali setiap malam dia bermimpi mendengarkan suara adzan yang pada akhirnya suara adzan itu yang menuntunnya untuk mengungkapkan isi hati nya kepada Fatih. Fatih yang pada saat itu sudah mengubah haluan hidupnya dari menjadi sopir bajaj, lantas dia menjadi pengajar TPA di masjid yang ternyata masjid tersebut dekat dengan rumah Lycen Cee.

Pada suatu hari, pd saat shubuh tiba, Fatih mengumandangkan adzan yang biasanya dilakukan oleh penjaga masjid yang lain. Fatih mengumandangkan adzan dengan suara yang lembut dan menggetarkan hati setiap orang yang mendengarkannya. Ternyata suara adzan itulah yang selama ini didengar oleh Lycen Cee dalam mimpinya.  Sehingga berawal dari malam itulah, Lycen Cee ingin sekali memeluk agama Islam. Dan dengan bimbingan bibi dirumahnya, akhirnya Lycen Cee mengucapkan dua kalimat syahadat.

Hari demi hari terus berlalu, sampai pada akhirnya Fatih mengetahui bahwa Lycen Cee menaruh hati padanya. Namun sebagai seorang muslim yang baik, dia tetep menjaga hubungan tersebut agar tidak menyimpang dari aturan Allah Swt. Maksud dari menyimpang tersebut antara lain, berdua-duaan, saling bersentuhan, serta berbicara dan berpandangan dengan syahwat.

Sampai pada akhirnya Fatih mengungkapkan isi hati nya kepada Lycen Cee. Namun hal itu Ia lakukan pada saat kondisinya sedang kritis akibat tertembak oleh penjahat yang ia kejar pada malam harinya..

Seperti apa kelanjutan kisahnya?

Sepertinya teman-teman harus membacanya sendiri agar mendapatkan cerita sekaligus hikmah yang lebih dalam lagi.

OK… akhir kata. Selamat membaca novel “Tahajjud Cinta”.

Semoga setelah membaca novel tersebut, saya dan rekan-rekan semua bisa menjadi lebih baik lagi dalam menyikapi perasaan cinta. Amin. 🙂

Advertisements

Ketika Cinta Bertasbih

Assalamu’alaikum wr wb

Akhirnya selesai juga membaca novel karangan Habiburrahman El Shirazy yang berjudul “Ketika Cinta Bertasbih” (KCB) seri 1 dan 2.

Novel dwilogi ini menurut saya, ceritanya sangat mengguggah hati dan sangat memberikan motivasi kepada para pembaca nya untuk bisa senantiasa mempersembahkan yang terbaik dalam hidupnya sesuai dengan syariat Islam.

Kedua novel tersebut memiliki setting latar yang berbeda. Untuk KCB seri 1, setting latar yang digunakan adalah Mesir. Disini diceritakan tentang perjuangan Khairul Azzam (tokoh utama) yang harus menyelesaikan S1 nya di universitas terkemuka Al-Azhar sembari berjualan tempe dan bakso untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya yang ada di Indonesia.

Sedangkan KCB seri 2, menggunakan setting latar di Indonesia. Pada seri ke dua ini, diceritakan bagaimana perjuangan Azzam dalam menjemput jodohnya. Dan di seri ini pula, kita para pembaca akan dibawa pada suasana yang mengharukan, yaitu ketika Azzam dan adik-adiknya harus kehilangan orang yang paling mereke cintai selama ini. Namun pada akhirnya, Azzam berhasil menemukan jodohnya yang tidak lain dan bukan adalah pujaannya ketika dia berada di Mesir. Sungguh akhir cerita yang membahagiakan sekaligus mengharukan…

Berdasarkan informasi yang saya dapat dari sini , novel ini akan di film-kan oleh salah satu rumah produksi ternama di Indonesia, yaitu SINEMART. Bahkan sang penulis sendiri pun, akan dilibatkan sebagai tim kreatif untuk penggarapan film tersebut.

Jadi buat teman-teman yang belum baca novelnya, ayoo buruan baca… supaya kita dapat ilmu dan pemahaman yang lebih baik tentang Islam.

Semoga novel dan filmnya nanti bisa bermanfaat untuk kita semua ya. AMIN.

Kang abik, kami tunggu karya-karya mu berikutnya…  🙂